Jumat, 06 April 2012

CONTOH MAKALAH OLAHRAGA RENANG


             
        Prakata

Puji dan syukur saya panjatkan ke hadirat Allah Swt, atas segala rahmat dan karunia-Nya. Akhirnya saya dapat menyelesaikan makalah ini sesuai dengan uji kompetensi yang yang sedang saya pelajari. Dalam rangka membantu mencerdaskan kehidupan bangsa, makalah ini disiapkan dengan keyakinan dan upaya dapat memberikan pengetahuan bagi pembacanya.
Makalah ini di buat sedemikian rupa agar dapat memenuhi kebutuhan pembacanya dalam mempelajari pendidikan jasmani khususnya renang. Sehingga pembacanya dengan mudah dapat mempelajarinya tanpa harus mencari dari berbagai sumber.
 Dalam penulisan makalah ini, saya sebagai penulis menyadari bahwa masih jauh dari sempurna, maka saya dengan penuh kerendahan hati menerima saran dan kritik yang bersifat membangun. Akhirnya saya pun tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu hingga makalah ini dapat di selesaikan, dengan harapan makalah ini dapat bermanfaat bagi pembacanya.
           
                                                         Bogor, 13 Desember 2011 
                                                            
                                                                      Penulis



       Daftar Isi      
                                                                           

1.         Prakata   ………… ……………………………………………………………………     1
2.         Daftar Isi  ..  ……………………………………………………………………………      2
3.         Sejarah Renang ……………………………………………………………………….      3
4.         Renang …………………………………………………………………………….. .        4
5.         Teknik Dasar Renang ………………………………… ..……………………………      5
6.         Teknik Dasar Renang …………………………………………………… …..………      6
7.         Gaya Berenang  ………………………………………………………………………      7      
8.         Gaya Berenang  ………………………………………………………………………      8
9.         Gaya Berenang  ………………………………………………………………………      9
10.     Gaya Berenang  ……………………………………………………………………...     10
11.     Gaya Berenang  ……………………………………………………………………...     11
12.     Perlombaan Renang Sesuai Peraturan  ………………………………………………     12
13.     Daftar Pustaka  ………………………………………………………………………     13









A.          Sejarah  Renang
 



Berenang telah dikenal sejak zaman Yunani dan Romawi Kuno. Hal ini terbukti berdasarkan legenda-legenda tentang orang-orang yang telah melakukan renang dengan tujuan tertentu, seperti halnya Leander pada masa pacarannya dengan Hero. Ia berenang karena kekasihnya berada jauh di seberang Sungai Hellespont (Dardenelles) di Asia Minor (Turki). Kemudian, seorang kapten perang tentara Romawi, yaitu Horatius yang terluka saat berperang seorang diri. Horatius melarikan diri dari musuhnya dengan berenang menyeberangi Sungai Tibet.
Olahraga renang dengan gaya seperti sekarang ini kali pertama diperkenalkan di Jepang melalui kejuaraan renang yang diselenggarakan di negara itu. Pada tahun 1603, sekolah-sekolah di Jepang memasukkan olahraga renang sebagai pelajaran wajib. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak kejuaraan renang tingkat internasional selalu didominasi oleh perenang-perenang dari Jepang. Sejalan dengan perjalanan sejarahnya, olahraga renang ini salalu mengambil jarak tempuh yang relative jauh.
Di daratan Eropa, olahraga renang masuk melalui Inggris. Pada tahun 1896, renang mulai dipertandingkn di Olimpiade, saat itu masih diikuti perenang-perenang putra. Pada tahun 1912, pertandingan renang mulai diikuti oleh perenang-perenang putri.
Organisasi renang dunia dikenal dengan nama Internationale de Swimming Association (ISA). Di Indonesia, induk organisasi olahraga renang adalah Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI).

      B.  Renang
 



Renang adalah olahraga yang paling baik dilakukan untuk menjaga kesehatan, dikatakan demikian karena pada saat berenang hampir seluruh otot tubuh bergerak sehingga semua otot dapat berkembang dengan pesat dan kekuatan terus meningkat. Dalam olahraga renang ada empat macam gaya yang dapat dilakukan yaitu sebagai berikut :
1.    Gaya bebas (craw)
2.    Gaya punggung (back craw)
3.    Gaya dada (breast stroke)
4.    Gaya kupu-kupu (butterfly)
Renang merupakan olahraga air yang murah dan bagus bagi kesehatan dan pembentukan tubuh. Agar dapat mencapai prestasi yang baik, perlu latihan yang baik, benar, teratur dan sungguh-sungguh. Sebelum berenang sebaiknya diawali dengan pemanasan dan pengenalan air sehingga terhindar dari resiko cidera. Pengenalan air :
Maksud dan tujuan pengenalan air adalah :
1.   Mengetahui keadaaan di dalam air;
2.   Mengetahui tekanan di dalam air;
3.   Penyesuaian diri dengan air, baik pernapasan maupun rasanya di dalam air.



  C.   Teknik Dasar Berenang
 


  
     1.  Mengapung
Ambil napas dalam-dalam masukkan kepala ke dalam air dengan cara sedikit merebahkan tubuh ke depan. Mata tetap di buka. Tetap rileks jangan tegang, biarkan kaki terangkat dari dasar kolam. Lutut diangkat keatas dan menyentuh dada. Ambil posisi merangkak dan melayang di dalam air. Tahan sikap tersebut di dalam air hingga tidak dapat menahan napas lagi. Lakukan latihan ini berulang-ulang.

2.   Bergerak Naik Turun Dengan Kedua Kaki Terapung
Kedua kaki terapung. Ambil napas, masukkan kepala ke dalam air dengan cara menekukkan siku. Mata tetap dibuka. Tetap rileks jangan tegang, biarkan kaki terangkat lurus ke atas permukaan air. Setelah satu atau dua detik, keluarlah dari dalam air dengan meluruskan lengan, keluarkan napas. Ambil napas kembali, masuk ke dalam air, keluar lagi dan buang napas. Begitu seterusnya, lakukan kembali latihan ini berulang-ulang.







3.   Meluncur
Berdiri dengan posisi punggung membelakangi dan rapat pada dinding kolam. Turunkan bahu hingga hanya kepala yang berada di atas permukaan air. Kaki yang terkuat diangkat dan ditempelkan pada dinding kolam untuk menumpu.
Ambil napas dalam-dalam, masukkan kepala ke dalam air. Sementara itu, tekan kaki tumpu dan angkat kaki lainnya hingga tubuh meluncur jauh dari pinggir kolam.
      
     4.  Meloncat (Diving)
Berdiri di pinggir kolam dengan jari-jari kaki mencengkeram tepi dinding kolam. Tekuk kedua lutut hingga posisi badan membungkuk ke depan dan pantat sedikit terangkat. Kedua lengan diluruskan ke depan bawah dan kedua tangan saling bersentuhan. Kepala direndahkan hingga sejajar dengan kedua lengan, pandangan tertuju pada titik masuk ke dalam air. Lengan juga dipastikan mengarah pada garis titik tersebut. Atur keseimbangan, lalu secara sengaja kacaukan keseimbangan tersebut dengan menjatuhkan diri ke dalam air. Kedua kaki diluruskan dan pastikan saat meluncur ke dalam air posisi tubuh dari ujung jari tangan hingga ujung jari kaki berada pada garis lurus. Saat luncuran terjadi, masukkan kepala di antara kedua lengan. Bagian tubuh yang pertama masuk ke dalam air adalah jari-jari lengan

    D.   Gaya Berenang

 



1.   Renang Gaya Bebas (Craw)
   1.1    Gerakan Kaki
·        Kaki kanan dan kaki kiri digerakkan mencambuk ke atas dan ke kiri bawah terus menerus secara bergantian.
·        Untuk memperoleh cambukan yang kuat, saat mencambuk ke bawah lutut sedikit dibengkokkan serta otot paha diregangkan.
·        Pada saat mencambuk ke atas, otot-otot di daerah pantat berkontraksi hingga kaki bergerak ke atas permukaan air.
·        Setiap cambukan dibantu dengan melecutkan pergelangan kaki untuk menambah daya dorong tubuh ke depan.

1.2        Gerakan Lengan
·        Entry : tangan diliruskan jauh ke depan, lalu ujung jari tangan masuk ke dalam air secara rileks.
·        Catch : tangan digerakkan “menangkap” ke samping luar, lalu diputar lagi ke dalam air untuk persiapan melakukan gerak selanjutnya.
·        Pull   : diawali dengan gerakan akhir pada catch. Posisi siku 90˚di bawah bahu, ujung-ujung jari tangan menghadap ke bawah.
·        Release : lengan diluruskan kembali di samping paha, lakukan gerakan menekan melalui lecutan oleh pergelangan tangan ke atas.
·        Recovery : diawali dengan gerakan akhir release, lakukan gerakan “menjangkau”, lengan tangan lurus ke depan dengan rileks.

1.3        Gerakan Mengambil Napas
·        Ambil udara melalui mulut, lalu dikeluarkan melalui mulut dan hidung secara bersamaan.
·        Bernapaslah ketika tangan menjangkau jauh ke depan.
·        Gerakan mengambil udara di lakukan ke satu arah, yaitu samping kiri atau ke samping kanan.

   2. Renang Gaya Punggung (Back Stroke)
   1.1   Gerakan Kaki
·        Kaki kanan dan kaki kiri digerakkan mencambuk ke atas dan ke bawah terus menerussecara bergantian.
·        Saat mencambuk, lutut dibengkokkan serta otot quadriceps dan otot psoas diregangkan.
·        Lutut dicambukan dengan kuat sehingga punggung agak keluar  dari permukaan air.
·        Saat kaki mencambuk ke bawah, kaki diluruskan dan pergelangan tangan kaki ditahan.
·        Kemudian, lutut ditekuk 45˚.
   1.2   Gerakan Lengan
·        Entry : tangan dijangkaukan jauh ke belakang. Ujung jari tangan masuk ke dalam air secara rileks dan segaris dengan bahu. Panggul diangkat ke permukaan air.
·        Pull : diawali dengan sikap lengan yang lurus. Saat menekan air, siku ditekuk 90˚ ke samping. Telapak tangan diangkat beberapa sentimeter ke atas permukaan air.
·        Push : ketika siku berada tepat dekat pinggang, tangan bergerak ke bawah. Tangan membentuk huruf “S” disamping badan pada saat melakukan pull dan push.
·        Recovery : lengan diangkat dari dalam air dengan ibu jari keluar lebih dahulu. Lengan menyamping dan pergelangan tangan diputar ke luar saat berada pada sudut 90˚.
       
  1.3   Gerakan Mengambil Napas
·        Udara diambil ketika lengan melakukan recovery.
·        Udara dikeluarkan pada saat melakukan pull-push.
·        Udara dihirup melalui mulut dan dibuang melalui mulut serta hidung secara bersama-sama.
  
 3.  Renang Gaya Dada (Breast Stroke)
1.1        Gerakan Kaki
·        Kedua kaki digerakkan terus menerus menirukan gerakan kaki katak ketika berenang.
·        Kaki digerakkan memutar ke luar, ke bawah, ke dalam, meluncur, dan recovery.

1.2        Gerakan Lengan
·        Mengayun keluar : kayuhan ke luar dilakukan secara serentak dengan berpusat pada bahu. Lakukan gerakan catch saat tangan ke luar dari garis bahu.
·        Mengayuh ke dalam : telapak tangan di gerakkan menarik air ke bawah (gerakan pull), ke dalam, dan berakhir di bawah kepala.
·        Recovery : lengan diluruskan secara serentak ke depan.

1.3        Gerakan Mengambil Napas
·        Pengambilan udara dilakukan pada saat lengan melakukan gerakan tarikan air ke luar sampai belakang.
·        Udara dikeluarkan pada saat lengan berada pada posisi menjulur ke depan.
·        Udara dihirup melalui serta dibuang melalui mulut dan lubang secara bersamaan.

  4.  Renang Gaya Kupu-kupu (Butterfly)
1.1   Gerakan Kaki
·        Pinggang diturunkan ke bawah dan kaki bergerak untuk melakukan cambukan.
·        Dengan memanfaatkan ruang gerak sendi pergelangan kaki dan punggung kaki, cambukan dilakukan untuk menekan air ke bawah secara cepat dan kuat.
·        Kaki ke atas pada saat gerakan recovery.
·        Gerakkan pinggang ke atas sehingga kaki terangkat ke atas saat pinggang bergerak ke bawah.
  1.2   Gerakan Lengan
·        Entry : tangan masuk ke dalam air, lengan lurus pada posisi miring dan jari-jari lebih rendah dari siku. Tangan masuk ke dalam air sebelum melewati daerah samping bahu.
·        Mengayun ke luar : lengan bergerak ke luar secara berkesinambungan. Akhiri dengan gerakan catch yang dilakukan setelah kedua lengan berada tepat di luar bahu bersamaan dengan cambukan pertama ke bawah.
·        Mengayun : tangan bergerak ke bawah dan ke luar dari lingkaran gerak.
·        Mengayun ke dalam : posisi tangan berada tepat di bawah siku.
·        Tangan ditarik ke dalam, ke atas, dan ke belakang dalam lingkaran kecil di bawah kepala dekat badan. Mengayun ke atas depan, siku diangkat ke atas permukaan air membentuk 30˚- 40˚.
·        Recovery : lengan diangkat ke atas permukaan air secara rileks, pangkal lengan diputar ke dalam dan mengayun ke depan.
   1.3  Gerakan Mengabil Napas
·        Udara diambil pada saat tangan mulai ditarik kearah bahu dan kepala ke luar dari dalam air.
·        Udara dikeluarkan pada saat kepala akan ke luar melalui gerakan dagu, lalu udara ditarik lagi dengan cepat.
·        Udara dihirup melalui mulut dan dibuang melalui mulut dan hidung secara bersamaan.






   E.  Perlombaan Renang Sesuai Peraturan Ditetapkan
 


    Peraturan yang diberlakukan dalam perlombaan renang adalah sebagai          berikut :
1.   Melibatkan empat gaya yang dilakukan secara berkesinambungan.
2.   Urutan gaya, yaitu gaya kupu-kupu, gaya punggung, gaya dada, dan gaya bebas.
3.   Jarak tempuh 4 x 15 meter.
4.   Penilaian dilakukan terhadap kecepatan.












                                
     Daftar Pustaka
 


Orr, Rob dan J.B. Tyler. 1999. Dasar-dasar Renang. Bandung: Angkasa
www.yahoo.co.id
Buku Pendidikan Jasmani,Olahraga, dan Kesehatan untuk kelas VII Sekolah Menengah Pertama: Grafindo
Buku Pendidikan Jasmani untuk SMP kelas IX: Grafindo

5 komentar:

  1. good,tapi pengertiannya susah di mengerti

    BalasHapus
  2. Terima kasih Sis,,...
    Artikelnya sangat membantu ...
    oya sis apakah sis tau tren baju senam dan baju Renang di jakarta
    Moga sukses

    BalasHapus
  3. trimakasih comtoh makalahnya buat anak saya...tugas sekolah

    BalasHapus
  4. Thanks ya udah share ........................




    biro tiket pesawat

    BalasHapus